Selamat Datang di Mall-Baby.com Toko Online Terpercaya :)

Betulkah Ibu Hamil yang Malas Sulit Melahirkan?


29 November 2015

Tahukah anda bahwa selamakehamilanseringkali ibu hamil mengeluhkan keluhan fisik dan psikis yang dapat menyebabkannya masalah ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Banyak ibu hamil yang malas untuk melakukan kegiatan sehari-hari yang diakibatkan oleh keluhan yang timbul selama kehamilan tersebut. Sebutnyakeluhan kehamilanyang diakibatkan karena pegal-pegal dan sakit sehingga mengakibatkan ibu harus bed rest.

Kebiasaan ibu bed rest memang tidak menjadi masalah ketika anda dapat meluangkan waktu untuk tetap beraktivitas. Beberapa ibu hamil seringnya keasyikan bed rest sehingga mengakibatkan malas untuk bergerak, taukah anda bahwa ada anggapan ibu hamil yang malas beraktivitas dapat menyebabkan masalah ketikamenjelang persalinan, salah satu diantaranya adalah sulit melahirkan. Benarkah ibu hamil yang malas bergerak akan menyebabkan sulit melahirkan?

Ibu hamil diharuskan memiliki aktivitas yang terjadwal, tidak saja sibuk bekerja yang menyebabkannya mengalami masalah dengan psikis akan tetapi sebaiknya ibu hamil dapat meluangkan waktu untuk beristirahat akan tetapi bagi ibu hamil yang seringkali malas-malasan di khawatirkan akan kesulitan ketika melahirkan.

Masing-masing ibu hamil seringkali mengalami kondisi tubuh yang berbeda beda yang menyebabkan berbagai masalah timbul. Ketika hamil umumnya anda dapat melakukan aktivitas akan tetapi dalam waktu yang terbatas. Perlu anda ketahui kehamilan yang terlalu berat dengan aktivitas sehari-hari akan menyebabkan keluhan bagi ibu hamil bahkan pada kondisi tertentu akan mengalami kehamilan bermasalah.

Dengan demikian penting bagi ibu hamil untuk tetap menjaga waktu istirahat. Jadwal istirahat dan bekerja kegiatan sehari-haris harus anda lakukan secara disiplin. Ibu hamil yang seringkali malas beraktivitas akan menyebabkan kenaikan berat badan yang dapat menyebabkan dampak yang negatif pada kehamilan.

Apabila anda ingin mengalami proses persalinan yang mudah maka sebaiknya anda selalu meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan olahraga yang menuntut anda bergerak. Tentu saja olahraga yang aman bagi ibu hamil. Senam bagi ibu hamil, yoga atau jalan santai sangat disarankan untuk ibu hamil. Menurut penelitian yang dilakukan ibu hamil yang aktif bergerak termasuk di dalamnya berolahraga sesuai dengan usia kehamilan dan kondisi ibu hamil maka akan  melewati proses persalinan kurang dari 3 jam. Hal ini berbanding terbalik dengan ibu hamil yang bermalas-malasan yang dapat mengakibatkan kesulitan dalam melahirkan.

Selain dapat membantu dalam proses persalinan ibu hamil yang aktif bergerak akan tetap dapat menjaga stamina menjadi lebih prima. Keluhan kehamilan yang seringkali menjadi penghambat ketika ibu hamil sedang mengandung akan berkurang. Anda dapat meluangkan waktu untuk melakukan yoga atau beberapa pergerakan yang membantu anda dalam menjaga stamina. Disarankan bagi ibu hamil untuk menjaga tubuh berada dalam keadaan tegak sehingga dapat tetap menjaga gravitasi  sehingga baik dalam menjaga kandungan.

Sehingga bagi ibu hamil yang bermalas-malasan atau dengan kata lain malas dalam melakukan aktivitas sebaiknya anda dapat menjaga tubuh dengan tetap berolahraga dua hingga tiga kali dalam satu pekan. Luangkan waktu 10-15 menit untuk melakukan olahraga sehingga dapat membantu anda dalam proses persalinan yang lancar. Hal ini baik bagi anda ketimbang anda bermalas-malasan untuk menghabiskan waktu yang lama di tempat tidur atau bersandar di sofa. Hal yang terbaik bagi anda adalah untuk menjadwalkan waktu beristirahat , berolahraga dan ketika anda sedang bekerja.

Sumber : www.bidanku.com



Baca juga
  » 9 Oktober 2019
Penyebab Ruam Popok dan Cara Mengatasinya
Ruam popok adalah iritasi pada kulit bayi di area yang tertutup popok. Penyebabnya bisa beragam, tapi umumnya karena pemakaian popok yang terlalu lama dan ketat, atau karena infeksi. Namun Bunda tidak perlu panik, karena ada cara mudah untuk mengatasinya.

  » 6 September 2019
JADWAL MAKAN BAYI 6 BULAN (MPASI) DALAM SEHARI
Wah, si kecil sudah memasuki usia 6 bulan, Bu? Sebentar lagi, saatnya pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI lho. Jangan terlambat mengenalkan si kecil dengan MPASI.

  » 5 September 2019
Cara merawat kulit bayi
Bayi memiliki kulit yang sangat sensitif. Kulit bayi memang lebih tipis dan lebih rentan mengalami iritasi. Oleh karena itu, menjaga kulitnya tetap sehat merupakan salah satu hal yang penting dalam merawat bayi. Berikut panduan lengkap merawat kulit bayi yang bisa Anda terapkan di rumah mulai hari ini.

  » 1 Januari 2016
Yang Harus Dilakukan Agar Balita Tidak Rewel Setelah Imunisasi
saat imunisasi, dokter akan memberikan obat penurun panas

  » 10 Desember 2015
4 Tanda & Gejala Awal Autisme pada Bayi
Ketika seorang anak didiagnosis dengan autisme ringan atau autisme parah, terkadang orangtua mereka mengklaim bahwa anaknya tidak menunjukkan tanda-tanda autisme pada masa bayi.